Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok untuk Pemula

Tags
Cara budidaya ikan lele dikolam tembok - Ada banyak cara yang digunakan para peternak untuk membudidayakan ikan lele, salah satunya adalah dengan menggunakan media kolam tembok. Jika dilihat sepintas usaha peternakan lele dengan menggunakan kolam tembok terlihat mahal dan butuh modal besar, namun sebenarnya ada banyak manfaat yang didapat dengan cara ini.

Budidaya lele di kolam beton lebih aman dari guncangan dan lebih tahan lama jika dibandingkan dengan budidaya ikan lele dengan terpal. Awalnya memang terasa berat karena harus mengeluarkan banyak uang untuk membuat kolam beton, namun modal tersebut hanya dikeluarkan sekali saja, berikutnya Anda tidak perlu memikirkan biaya pembuatan kolam. Berbeda dengan kolam terpal yang perlu ganti terpal ketika telah usang. Bisa disimpulkan bahwa usaha ternak lele dengan cara apapun semua mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok

Kembali ke topik pembahasan, kali ini kami akan tuliskan petunjuk sederhana bagi Anda yang ingin membudidayakan lele secara permanen di dalam kolam beton. Silakan simak penjelasan berikut ini :)


Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok


Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk menjalankan bisnis ini adalah membuat kontruksi kolam yang pas, yaitu bagian dasar hendaknya dibuat agak melandai kurang lebih 5-7 derajat ke arah pembuangan agar pergantian air bisa dilakukan dengan mudah. Intinya, atur dasar kolam sedemikian rupa agar keluar masuknya air ke kolam bisa berjalan dengan baik sehingga pada saat pengurasan kolam semua kotoran yang ada di kolam bersih tanpa sisa.

Tak hanya kontruksi kolam, cara budidaya ikan lele di kolam tembok juga harus memperhatikan persiapan kolam sebelum ditebari benih agar nantinya benih tidak banyak yang mati. Bagaimana cara persiapannya ? Caranya yaitu kolam tidak langsung ditebari bibit karena kolam yang langsung ditebari  bibit umumnya banyak yang mati keracunan.

Untuk itu lakukan persiapan kolam dengan tepat, yaitu dengan mengisi air setengah kolam selama sebulan dengan diberi batang pisang agar racun dalam kolam hilang. Setelah sebulan lamanya, kuras kolam hingga bersih lalu lakukan persiapan berikutnya.

Langkah Lanjutan Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok


Cara budidaya ikan lele di kolam tembok selanjutnya adalah mengisi kolam dengan air bersih yang dimasuki kotoran sapi dan kotoran ayam. Hal ini dimaksudkan agar nantinya banyak muncul makanan alami lele berupa plankton sehingga lele dapat tumbuh berkembang dengan cepat. Selain itu, pemberian kompos pada kolam tembok bisa meningkatkan PH air dan menekan perkembangan bibit penyakit. Dalam membudidayakan lele kolam tembok tidak disarankan memakai kapur untuk meningkatkan PH air, berbeda dengan ternak lele kolam tanah.

Setelah didiamkan selama kurang lebih dua minggu tambah volume air sampai 3/4 tinggi kolam. Diamkan lagi kurang lebih satu minggu dan bibit lele siap ditebar. Setelah penebaran bibit lele, hal yang harus Anda lakukan adalah memelihara lele dengan baik. Tak banyak teori untuk memelihara lele, yang pasti Anda harus memperhatikan pakan, kebersihan kolam dan pencegahan terhadap bibit penyakit. Satu hal yang perlu Anda perhatikan dalam pemberian pakan, yaitu jangan sampai telat memberi pakan lele karena sangat berpengaruh pada pertumbuhan lele bahkan bisa jadi lele saling memakan.

Untuk lebih jelasnya cara pemeliharaan ikan lele silakan menuju ke sini kiat sukses budidaya ikan lele

Demikianlah ulasan mengenai cara budidaya ikan lele di kolam tembok, semoga ulasan singkat ini menginspirasi dan menjadi jalan terang untuk mencapai kesuksesan. 

==> Silahkan berkomentar dengan sopan dan sesuai topik
==> Komentar dengan link hidup secara otomatis akan dimatikan